kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Krom Bank Bidik Pertumbuhan Laba Double Digit pada 2026


Kamis, 22 Januari 2026 / 08:46 WIB
Krom Bank Bidik Pertumbuhan Laba Double Digit pada 2026
ILUSTRASI. Krom Bank targetkan laba sebelum pajak tumbuh double digit hingga 2026.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi di tengah dinamika industri perbankan. 

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan, bank membidik pertumbuhan laba sebelum pajak (profit before tax/PBT) hingga double digit hingga akhir 2026. Target tersebut akan dicapai melalui strategi ekspansi yang terukur, dengan penekanan pada kualitas aset dan prinsip kehati-hatian.

Untuk mendukung target tersebut, Krom Bank akan memfokuskan strategi pada peningkatan pendapatan bunga melalui penyaluran kredit yang selektif dan berkualitas.

Sejumlah sektor prioritas seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), konsumsi produktif, serta pembiayaan ritel akan menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit ke depan.

Baca Juga: Saham Perbankan Lesu Pasca BI Tahan Suku Bunga, Simak Rekomendasi Analis

Di sisi lain, Anton menegaskan bahwa Krom Bank juga terus berupaya menekan beban provisi dengan melakukan perbaikan kualitas kredit. Berbagai langkah preventif dan kuratif diterapkan untuk menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) tetap terkendali, sejalan dengan penguatan sistem manajemen risiko yang disiplin.

“Kami melakukan ekspansi kredit secara selektif dan disesuaikan dengan profil risiko masing-masing segmen nasabah, agar pertumbuhan tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian,” ujar Anton kepada Kontan, Senin (20/1/2026).

Hingga November 2025, kinerja Krom Bank menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat tumbuh 176% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 7,87 triliun. Pada periode yang sama, laba sebelum pajak mencapai Rp 179,22 miliar atau meningkat 8% YoY.

Dari sisi neraca, total aset Krom Bank juga meningkat 85% YoY menjadi Rp 11,79 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit mencapai Rp 8,40 triliun atau tumbuh 121% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Anton menilai, capaian tersebut menjadi fondasi yang kuat bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi secara berkelanjutan pada 2026, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas aset, dan stabilitas kinerja keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×