kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.907   -81,00   -0,45%
  • IDX 6.146   24,78   0,40%
  • KOMPAS100 798   4,40   0,55%
  • LQ45 610   1,85   0,30%
  • ISSI 214   1,79   0,84%
  • IDX30 338   0,36   0,11%
  • IDXHIDIV20 429   2,41   0,56%
  • IDX80 91   0,49   0,54%
  • IDXV30 116   0,99   0,86%
  • IDXQ30 110   0,48   0,43%

Kuartal I, penyaluran pembiayaan capai Rp 369,8 T


Rabu, 20 Mei 2015 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Kenali beberapa sisi buruk dan kerugian pakai paylater di beberapa platform e-commerce sebelum menggunakannya. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/11/2023.


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Meskipun industri pembiayaan dalam negeri tengah lesu, namun di triwulan I 2015 piutang pembiayaan tercatat masih tumbuh 4,92% (yoy) dari semula Rp 352,44 triliun menjadi Rp 369,8 triliun.

Mayoritas pembiayaan masih berasal dari lini pembiayaan konsumen (consumer financing) yang berkisar 66,56% atawa Rp 246,14 triliun. Angka ini naik 7,13% (yoy) ketimbang posisi sebelumnya yang bertengger di level Rp 229,74 triliun.

Sedangkan pembiayaan sewa guna usaha (leasing) terkoreksi tipis 0,48% (yoy) dari Rp 114,77 triliun menjadi Rp 114,22 triliun per Maret 2015.

Di saat yang sama, pembiayaan anjak piutang alias factoring melambung 18,67% (yoy) dari sebelumnya Rp 7,92 triliun menjadi Rp 9,4 triliun.

Pertumbuhan pesat ditunjukkan oleh lini pembiayaan kartu kredit. Meskipun hanya berkontribusi kurang dari 0,01%, jenis penyaluran kredit tersebut melonjak 600% menjadi Rp 35 miliar. Padahal, per Maret 2014 lalu, pembiayaan kartu kredit hanya berkisar Rp 5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×