kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Hindari Gagal Bayar, Pembiayaan LKM BKD Kabupaten Pekalongan Turun 28,2% di Maret


Jumat, 15 Mei 2026 / 19:04 WIB
Hindari Gagal Bayar, Pembiayaan LKM BKD Kabupaten Pekalongan Turun 28,2% di Maret
ILUSTRASI. Kontan - BRI Ultra Mikro Kilas Online (KONTAN/Cheppy A.Muchlis)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Badan Kredit Desa (BKD) Kabupaten Pekalongan menyebut ketidakpastian ekonomi turut berdampak signifikan terhadap kinerja penyaluran pembiayaan. 

Adapun kinerja penyaluran pembiayaan LKM BKD Kabupaten Pekalongan turun secara signifikan sebesar 28,2% per Maret 2026, jika dibandingkan posisi periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama LKM BKD Kabupaten Pekalongan Hary Budhi Murdiyanto mengatakan kondisi tersebut membuat banyak nasabah yang peformanya bagus memilih untuk berhenti dan menunda mengajukan pembiayaan.

Baca Juga: Obligasi SMI US$ 300 Juta dengan Bunga 5,1% Diserbu Investor, Oversubscribe 7,3 Kali

"Sebab, ada sikap kehati-hatian juga dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tempat kami," katanya kepada Kontan, Jumat (15/5/2026).

Dalam hal itu, Hary juga menerangkan LKM BKD Kabupaten Pekalongan sangat berhati-hati sekali dalam menyalurkan pembiayaan, karena kurang stabilnya ekonomi di pasar.

Lebih lanjut, Hary berharap ketidakpastian ekonomi bisa segera membaik sehingga bisa memberikan dampak positif juga terhadap kinerja pembiayaan. Dia tak memungkiri bahwa LKM BKD Kabupaten Pekalongan masih menerapkan prinsip kehati-hatian sejauh ini dalam menyalurkan pembiayaan. "Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya gagal bayar dari nasabah," ucap Hary.

Terkait kinerja industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pinjaman industri LKM per Maret 2026 mencapai Rp 1 triliun. Nilainya mengalami kontraksi sebesar 5,66%, dibandingkan pencapaian per Maret 2025 yang sebesar 1,06 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×