kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.886   -4,00   -0,02%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Laba Bank Negara Indonesia (BBNI) Tumbuh Tipis pada Kuartal I-2024


Senin, 29 April 2024 / 17:35 WIB
Laba Bank Negara Indonesia (BBNI) Tumbuh Tipis pada Kuartal I-2024
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah) menyampaikan keterangan disaksikan Direktur Risk Management David Pirzada (kiri) dan Direktur Finance Novita Widya Anggraini (kanan) saat paparan kinerja BNI kuartal I tahun 2024 di Jakarta, Senin (29/4/2024).


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat laba bersih sebesar Rp 5,33 triliun pada kuartal I-2024. Laba BBNI tersebut naik 2% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni senilai Rp 5,22 triliun.

Dikutip dari kinerja keuangan perseroan (29/4), walau bottom line positif, tetapi pendapatan bunga bersih perusahaan tercatat turun 9,77%  menjadi Rp 9,39 triliun pada kuartal I-2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 10,41 triliun.

Turunnya pendapatan bunga bersih BNI terjadi seiring naiknya beban bunga yang pada tiga bulan pertama tahun ini membengkak 47,53% menjadi Rp 6,48 triliun. Terutama didorong oleh naiknya cost of funds 92 basis point menjadi 2,79%  dibanding periode sama di tahun sebelumnya yang berada di level 1,87%.

Baca Juga: Nasib Saham BBRI, Rajin Dilego Asing Hingga Sentuh Level Terendah Sejak Awal Tahun

Dari sisi kualitas aset, Non–Performing Loan (Gross) tercatat turun menjadi 2% dari posisi peridoe sama di tahun sebelumnya yang berada di level 2,8%.

Dari sisi fungsi intermediasi, kredit yang disalurkan tumbuh 9,6% yoy menjadi Rp 695,16 triliun, sejalan dengan guidance manajemen di level 9%–11%.

 

Adapun total aset BNI tercatat turun 1,84% menjadi RP 1.066 triliun hingga akhir Maret 2024, dengan ekuitas juga turun 3% menjadi Rp 149,70 triliun. 

Di sisi lain, Net Interest Margin (NIM) turun ke level 4,0% dibanding kuartal I-2023 yang berada di level 4,7%, jauh di bawah guidance manajemen yang mengincar lebih dari 4,5%. 

Baca Juga: Bank BTN: Insentif KLM Mampu Perlonggar Likuiditas dan Dorong Kredit Sehat

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) meningkat 4,9% yoy menjadi Rp 780,23 triliun, didorong oleh peningkatan CASA sebesar 6% yoy  menjadi Rp 543,50 triliun dan deposito 2,4% sebesar Rp 236,72 triliun.

Hal ini membuat Loan-to-Deposit Ratio (LDR) naik ke level 89% dibanding tahun 2023 lalu yang berada di level 85,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×