kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.975   2,00   0,01%
  • IDX 5.948   64,55   1,10%
  • KOMPAS100 772   8,67   1,13%
  • LQ45 584   5,53   0,96%
  • ISSI 206   2,10   1,03%
  • IDX30 331   3,45   1,05%
  • IDXHIDIV20 406   3,85   0,96%
  • IDX80 88   0,95   1,10%
  • IDXV30 110   1,41   1,30%
  • IDXQ30 106   1,00   0,95%

Laba BNI Capai Rp 9 Triliun, Tumbuh 7% Hingga Mei 2026


Senin, 22 Juni 2026 / 17:28 WIB
Laba BNI Capai Rp 9 Triliun, Tumbuh 7% Hingga Mei 2026
ILUSTRASI. Laba bersih BNI melesat 7,06% yoy hingga Mei 2026. Pendapatan bunga bersih jadi penopang utama. Cek detail kinerja BBNI di sini! (Dok/BNI)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negeri Indonesia Tbk (BNI) berhasil memacu laju profitabilitasnya di mendekati akhir ujung kuartal II-2026 ini. 

Berdasarkan laporan keuangannya, bank berkode saham BBNI ini berhasil mencetak laba bersih secara bank only sebesar Rp 9,05 triliun per Mei 2026. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan 7,06% secara tahunan (year-on-year/yoy), melaju dari pertumbuhan 6,07% yoy pada bulan sebelumnya. 

Jika dibedah, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank memang berhasil tumbuh 15,18% yoy menjadi Rp 18,12 triliun di periode Januari-Mei 2026

Baca Juga: BSI Perluas Sayap ke Tanah Suci, Bidik Penguatan Ekosistem Syariah Global

Ini sejalan dengan, pendapatan bunga bank yang tumbuh 15.56% yoy menjadi Rp 13,04 triliun hingga April 2026 dan beban bunga yang naik 16,08% yoy menjadi Rp 13,04 triliun.

Namun di sisi operasional lainnya, bank sebenarnya mencatatkan lonjakan beban impairment sebesar 30,58% yoy menjadi Rp 3,72 triliun di lima bulan pertama 2026. Itu menjadi salah satu yang mendorong naik beban operasional bank hingga 29,85% yoy menjadi Rp 7,21 triliun. 

Kendati begitu, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi bank berhasil tumbuh 10,81% yoy menjadi Rp 4,43 triliun. Dus, laba operasional bank masih berhasil tumbuh 7,17% yoy menjadi Rp 10,9 triliun per Mei 2026

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit bank juga berhasil mencatatkan kinerja positif dengan catatan pertumbuhan 24,55% yoy menjadi Rp 940,88 triliun. Ini turut menopang pertumbuhan total aset bank yang mencapai 25,1% yoy menjadi Rp 1.365,36 triliun.

 

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) bank tumbuh 33,15% yoy menjadi Rp 1.063,91 triliun. Hanya saja, pertumbuhan DPK bank masih banyak disokong dana mahal. Yang mana, deposito bank tumbuh 49,19% yoy menjadi Rp 337,1 triliun.

Sementara dana murah bank tumbuh 26,83% yoy menjadi Rp 726,81 triliun. Rinciannya, giro tumbuh 37,64% yoy menjadi Rp 439,94 triliun dan tabungan bertambah 13,2% yoy menjadi Rp 286,86 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×