kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Langgar ketentuan, OJK bekukan usaha Trevi Pelita Multifinance


Kamis, 27 Mei 2021 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Kontan - OJK Native Online


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan sanksi kepada perusahaan - perusahaan multifinance. Sanksi yang diberikan berupa pembekuan usaha hingga pencabutan izin.

Yang terbaru, regulator telah membekukan usaha dari PT Trevi Pelita Multifinance karena tidak memenuhi ketentuan di bidang Perusahaan Pembiayaan. Keputusan tersebut tertuang dalam Nomor S-138/NB.2/2021 tanggal 19 Mei 2021.

Baca Juga: Multifinance terus jaga NPF di kuartal II-2021

"OJK telah membekukan kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan karena tidak memenuhi ketentuan Pasal 87 ayat (2) huruf b POJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan," kata Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) II OJK Moch. Ihsanudiin, Senin (24/5).

Beleid ini menyatakan, perusahaan pembiayaan berbadan hukum perseroan terbatas yang telah mendapatkan izin usaha sebelum POJK diundangkan, wajib memiliki ekuitas paling sedikit sebesar Rp 100 miliar. Ketentuan itu paling lambat dipenuhi pada akhir 2019.

"Dengan pembekuan tersebut, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×