kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LPS berkaca dari Korsel jaga stabilitas perbankan


Rabu, 19 Juli 2017 / 09:53 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

YOGYAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Indonesia tertarik untuk mencontoh LPS Korea Selatan atau Korea Deposit Insurance Corporation (KDIC) dalam menjaga stabilitas sektor perbankan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah menuturkan, dalam penanganan terhadap bank bermasalah, Korea Selatan lebih unggul dibanding negara Asia lain. Pasalnya, KDIC diberikan kewenangan oleh pemerintah Korsel untuk terjun langsung melakukan pengawasan terhadap bank yang berpotensi mengalami krisis tanpa menunggu Otoritas Jasa Keuangan setempat.

"KDIC diperkenankan memeriksa langsung ke bank-bank yang dianggap bermasalah, tanpa menunggu izin dari OJK (Korsel), setelah itu KDIC akan memberikan surat ke OJK (Korsel) dan akan segera dikoreksi oleh pihak pengawas perbankan," ujarnya saat ditemui di Yogyakarta, Selasa (18/7).

Menurutnya, langkah tersebut cenderung lebih baik untuk melakukan mitigasi. Kendati demikian, Halim pihaknya masih terus melakukan riset mengenai skema terbaik bagi LPS di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×