kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Maipark luncurkan aplikasi Hydra


Kamis, 31 Agustus 2017 / 16:03 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - PT Resuransi Maipark Indonesia meluncurkan aplikasi berbasis web berlabel Hydra. Aplikasi ini menampilkan data banjir yang bisa dimanfaatkan oleh industri asuransi nasional.

Menurut Direktur Utama Maipark Yasril Y. Rasyid, terlepas dari strategi pencegahan banjir, pendekatan baru untuk mengakomodasi peningkatan risiko banjir diperlukan untuk menciptakan solusi berkelanjutan. Serta untuk mengatasi perkembangan wilayah perkotaan yang terus meningkat terutama di daerah rawan banjir serta munculnya ketidakpastian yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Aplikasi ini dibangun untuk berbagi hasil riset banjir RDI terkait informasi kejadian banjir historis dan risiko banjir untuk wilayah DKI Jakarta kepada masyarakat umum. Selain itu terdapat fitur untuk melakukan simulasi kerugian sederhana akibat banjir berdasarkan ketinggian rendaman dan jenis bangunan

Dengan menggunakan aplikasi ini, Yasril bilang industri asuransi kerugian bisa mendapatkan sejumlah manfaat. "Di antaranya proses underwriting untuk risiko banjir jadi bisa lebih cepat dilakukan karena data yang lebih akurat," kata dia, Kamis (31/8).

Di sisi lain, data yang lebih akurat mengenai risiko banjir juga diharapkan bisa menghasilkan pricing premi yang lebih sesuai dengan kondisi yang ada lapangan. Dus, hal ini pun turut menguntungkan nasabah karena premi yang dibayar lebih sesuai dengan risiko yang ada.

Selain meluncurkan aplikasi Hydra, Maipark juga melakukan MoU dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Di antaranya terkait dengan dengan weather based insurance. "Kerja sama dengan BMKG ini yang dikaitkan dengan proteksinya melalui produk produk asuransi," ujar Yasril.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×