kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mandiri: Pinjaman CDB dikucurkan bertahap


Senin, 21 September 2015 / 14:12 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Dana pinjaman China Development Bank (CDB) berkomitmen mengucurkan pinjaman ke pemerintah senilai US$ 30 miliar. Dari jumlah tersebut, US$ 3 miliar telah disalurkan ke sektor perbankan nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, untuk tahap pertama, pinjaman dari CDB miliar terlebih dahulu disalurkan kepada tiga bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI.

Nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pinjaman dilakukan pada Rabu (16/9) di Beijing, China. Masing-masing bank mendapatkan US$ 1 miliar.

Nah, sisanya menurut Budi, masih belum ditentukan sambil menunggu proses penarikan pinjaman sebesar US$ 3 miliar yang telah disepakati dalam MoU. Budi mengatakan, sisa pinjaman US$ 27 miliar bisa saja diberikan ke perbankan atau langsung diberikan ke pemerintah untuk proyek pembangunan.

“Untuk sisanya belum difinalkan tapi kami sudah jalan untuk yang US$ 3 miliar ini,” ujar Budi akhir pekan lalu.

Budi mengatakan, dana sebesar US$ 3 miliar itu sebagian besar akan disalurkan untuk pembangunan infrastruktur. Sedangkan sisanya disalurkan ke sektor lain berkaitan dengan ekspor, hilirisasi industri, dan substitusi impor.

Untuk infrastruktur, Budi mengatakan, pemerintah ingin membangun 1.000 kilometer jalan tol, kereta api, dan electricity 35.000 MW dan 4.600 km transmisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×