kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.013   15,00   0,08%
  • IDX 6.114   -33,75   -0,55%
  • KOMPAS100 793   -5,05   -0,63%
  • LQ45 609   -2,71   -0,44%
  • ISSI 211   -0,51   -0,24%
  • IDX30 338   -1,30   -0,38%
  • IDXHIDIV20 428   0,41   0,10%
  • IDX80 91   -0,57   -0,62%
  • IDXV30 116   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 110   0,10   0,09%

Mandiri Sekuritas Bidik Investor Ritel Lewat Penawaran SBR015, Kupon hingga 6,85%


Selasa, 29 September 2026 / 13:31 WIB
Mandiri Sekuritas Bidik Investor Ritel Lewat Penawaran SBR015, Kupon hingga 6,85%
ILUSTRASI. Kemenkeu tawarkan SBR015 dalam dua pilihan tenor, yaitu SBR015T2 dengan kupon 6,75% per tahun,dan SBR015T4 dengan kupon 6,85% per tahun.  (Dok/DJPPR)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Sekuritas, salah satu perusahaan anak Bank Mandiri, melalui platform investasi digital Growin’ by Mandiri Sekuritas kembali dipercaya oleh Kementerian Keuangan RI untuk menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Savings Bond Ritel (SBR015).

SBR015 ini merupakan salah satu pilihan investasi yang dijamin oleh pemerintah Indonesia. SBR015 terdiri atas dua pilihan tenor, yaitu SBR015T2 dengan tenor 2 tahun dan tingkat kupon sebesar 6,75% per tahun, serta SBR015T4 dengan tenor 4 tahun dan tingkat kupon sebesar 6,85% per tahun. 

Kedua seri tersebut menggunakan skema kupon mengambang dengan batas minimal atau floating with floor. Tingkat kupon akan disesuaikan setiap tiga bulan dengan mengacu pada pergerakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).

Baca Juga: Laba CIMB Niaga Turun 6,73%, Kredit Tumbuh 11,37% hingga Agustus 2026

Investor dapat mulai berinvestasi dengan harga terjangkau, mulai dari pembelian minimum Rp 1 juta, dan batas maksimum pemesanan sebesar Rp 5 miliar untuk SBR015T2 serta Rp 10 miliar untuk SBR015T4.

Direktur Retail Mandiri Sekuritas Theodora Manik mengatakan bahwa pihaknya percaya pertumbuhan investor perlu diiringi dengan semakin baiknya kualitas pengambilan keputusan investasi. 

"Melalui SBR015 di Growin’, Mandiri Sekuritas ingin mendorong masyarakat untuk tidak hanya melihat imbal hasil, tetapi juga memahami karakteristik instrumen, horizon investasi, dan kebutuhan finansialnya. Dengan pendekatan tersebut, investasi dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan yang dilakukan secara lebih terukur serta bertanggung jawab," ujar Theodora dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Pembayaran kupon imbal hasil dilakukan pada tanggal 10 setiap bulannya, dengan pembayaran kupon pertama dijadwalkan pada 10 Desember 2026. Masa penawaran SBR015 berlangsung mulai 28 September hingga 22 Oktober 2026.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Suntikan Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan

Sebagai salah satu instrumen untuk diversifikasi portofolio, SBR015 merupakan SBN Ritel dengan karakteristik non-tradable, sehingga tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. 

Namun demikian, SBR015 dilengkapi dengan fasilitas Early Redemption yang memungkinkan investor melakukan pencairan sebagian kepemilikan hingga 50% dari total kepemilikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, pemerintah membidik penjualan hingga Rp 20 triliun melalui penerbitan SBR015 ini.

Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan, target penjualan SBR015 tersebut mencerminkan optimisme pemerintah terhadap minat masyarakat terhadap instrumen SBN Ritel.

Apalagi ini didukung oleh minat masyarakat terhadap SBN Ritel sepanjang tahun yang positif serta potensi reinvestment dari investor SBN Ritel ORI024T3 yang akan jatuh tempo pada masa penawaran SBR015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×