kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Melebarkan sayap, Tokopedia masuk bisnis fintech melalui Dhanapala


Selasa, 22 September 2020 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. TRANSAKSI RAMADHAN TOKOPEDIA: Suasana kantor pusat Tokopedia di Jakarta, Rabu (19/6). Selama Ramadhan, Tokopedia mencatat rekor penjualan (Gross Merchandise Value/GMV) tertinggi yang pernah dicapai dengan nilai 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan lebi


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tokopedia masuk bisnis fintech peer to peer (P2P) lending melalui Dhanapala. Dengan begitu, Tokopedia bisa memberikan layanan pinjaman berbasis daring kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Dhanapala adalah P2P lending yang terafiliasi dengan Tokopedia dan tujuannya mempermudah penggiat usaha di Indonesia khusus UMKM lokal. Harapannya mereka mendapatkan akses jasa keuangan termasuk permodalan guna mengembangkan bisnisnya," kata VP of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari, Selasa (22/9).

Baca Juga: Kolaborasi Tokopedia, Coca Cola dan ASPPUK mendukung ribuan UMKM ke ekonomi digital

Selain membantu permodalan, ia berharap kehadiran Dhanapala bisa meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia secara menyeluruh. Terlebih, infrastruktur Dhanapala dikembangkan secara digital sehingga proses pengajuan pinjaman hanya butuh waktu kurang dari 15 menit.

Berdasarkan situs resmi Dhanapala, perusahaan telah menyalurkan pinjaman Rp 24,2 miliar hingga Maret 2020. Pinjaman tersebut disalurkan kepada 4.777 peminjam dengan dana pinjaman berjalan Rp 23,8 miliar.

Guna menghadapi perlambatan bisnis akibat Covid-19, Dhanapala gencar melakukan kolaborasi. Di antaranya menggandeng Bank Himbara sebagai super lender dari institusi untuk memberikan pinjaman kepada UMKM.

"Masih sedikit (jumlah Bank Himbara yang ikut) karena relatif masih baru. Jadi belum terlalu banyak tapi sudah ada beberapa," ungkapnya.

Baca Juga: Ini daftar fintech lending terbaru yang terdaftar di OJK

Sebagai informasi, Dhanapala sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Agustus 2019. Perusahaan menyediakan pinjaman UMKM dari Rp 2 juta hingga Rp 200 juta dengan bunga 1,5% - 2,5% per bulan.

Adapula pinjaman individu mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta dengan bunga 2% - 3% per bulan. Penentuan bunga berdasarkan tingkat risiko yang dihasilkan melalui proses penilaian kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×