kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud


Minggu, 19 Juli 2026 / 11:53 WIB
BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud
ILUSTRASI. BNI - kontan adv online (BNI/ADV)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan korupsi sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan serta perlindungan terhadap nasabah dan kepercayaan publik.

Komitmen tersebut sejalan dengan penguatan tata kelola di lingkungan badan usaha milik negara di bawah koordinasi Danantara. BNI menjalankan penanganan fraud secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, deteksi dini, investigasi, hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tata kelola dan integritas merupakan fondasi utama yang dijaga perseroan selama delapan dekade.

Baca Juga: Perbankan Perkuat Pembiayaan Hijau, Portofolio Berkelanjutan Terus Tumbuh

“Selama delapan dekade, BNI dibangun di atas fondasi kepercayaan. Karena itu, penguatan tata kelola dan budaya integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari jati diri perseroan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).

Menurut dia, BNI tidak memberikan toleransi terhadap fraud maupun korupsi karena tindakan tersebut berpotensi merugikan perusahaan dan nasabah, sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Untuk memperkuat pencegahan, BNI terus menyempurnakan sistem pengendalian internal, mekanisme pengawasan, serta proses bisnis yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian. BNI juga meningkatkan kemampuan deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan secara lebih cepat.

“Melalui semangat Swadharma Bhakti Nagara, kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud maupun korupsi,” kata Okki.

Swadharma Bhakti Nagara menjadi tema peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI pada 5 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.

BNI menilai efektivitas pencegahan fraud tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada integritas pegawai serta konsistensi penerapan budaya kepatuhan di seluruh tingkatan organisasi.

Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan budaya integritas, BNI berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian nasional. 

Baca Juga: Antisipasi Pengetatan Likuiditas, BTN Mengerem Laju Pertumbuhan Kredit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×