kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Menkominfo kembali beri sinyal, akankah RuangGuru jadi unicorn sebelum akhir tahun?


Senin, 07 Oktober 2019 / 21:41 WIB

Menkominfo kembali beri sinyal, akankah RuangGuru jadi unicorn sebelum akhir tahun?
ILUSTRASI. Belva Devara, CEO dan Co-Founder Ruangguru


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kembali memberi sinyal RuangGuru sebagai unicorn Indonesia selanjutnya.

Menkominfo menyampaikan saat ini, Indonesia punya empat unicorn dan satu decacorn. Ia berharap ada satu unicorn baru pada akhir tahun ini.

“Kami berharap ada unicorn lainnya pada akhir tahun ini. Hai Belva,” kata Rudiantara sambil menyapa CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara pada acara 10 Tahun Anniversary East Ventures, Senin (7/10).

Namun ketika dikonfirmasi ulang siapa calon start up yang akan memiliki valuasi senilai US$ 1 miliar tersebut, Rudiantara enggan menyebut merek.

Baca Juga: Tambah Ovo, ini daftar 5 startup pemilik gelar Unicorn di Indonesia

"Secara teori, yang berpeluang besar menjadi unicorn adalah edutech karena belanja pemerintah untuk sektor pendidikan saja lebih dari Rp 500 triliun. Namun siapa start up yang menjadi unicorn bergantung kepada investor atau venture capital," jelas Rudiantara.

Sebenarnya sejak akhir 2017, Menkominfo sudah menyebut bidang edutech bakal menjadi unicorn selanjutnya di industri start up Indonesia. Menanggapi hal ini, Belva hanya irit komentar dan memilih mengamini.

"Amin, didoakan saja. Tapi sebenarnya gini, di sektor pendidikan kan kita lumayan besar. Dampak sosial kita juga besar. Jadi ya, bagi RuangGuru jadi unicorn status atau enggak bonus saja. Kita lebih fokus agar produk memberikan dampak," tutur Belva.

Kendati demikian, Belva mengakui RuangGuru tengah mengumpulkan pendanaan series C. Lewat pendanaan baru ini, valuasi RuangGuru akan kembali dinilai.

"Target pendanaannya akhir tahun ini selesai. Bakal ada investor baru, tapi belum tahu siapa. Valuasinya masih dihitung, tunggu saja," jelas Belva.

Adapun tujuan pengalaman dana series C ini, Belva bilang akan digunakan untuk berbagai hal. Mulai dari pengembangan produk, fitur, hingga teknologi informasi atau IT.

Baca Juga: Rudiantara sebut Ovo jadi startup unicorn kelima dari Indonesia

Sebelumnya, Rudiantara menyebut PT Visionet Internasional sebagai pemegang izin uang elektronik OVO telah menjadi unicorn beberapa waktu lalu.

Status ini menyusul unicorn Indonesia sebelumnya Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Sedangkan GoJek kini menyandang status Decacorn lantaran memiliki valuasi lebih dari US$ 10 miliar.

 


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×