kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Meski ekspor lesu, outstanding pembiayaan Eximbank tumbuh 10% per kuartal III-2018


Rabu, 14 November 2018 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) masih berhasil mencatatkan pertumbuhan piutang pembiayaan meski ekonomi global yang masih lesu berdampak pada kegiatan ekspor nasional.

Sampai kuartal III-2018, lembaga yang biasa disebut Indonesia Eximbank ini mencatatkan outstanding pembiayaan sebesar Rp 108,8 triliun. Angka ini meningkat 10,1% dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp 98,8 triliun.

Direktur Eksekutif Eximbank Shintya Roesli menyebut kondisi ekonomi global saat ini memberikan tantangan yang tak mudah bagi eksportir. Diantaranya karena perekonomian sejumlah negara melambat yang turut mempengaruhi kinerja eksportir dari Indonesia.

Namun Eximbank sudah jauh-jauh hari melihat potensi tantangan tersebut. Karena itu pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah untuk mendorong kegiatan ekspor. Termasuk agar pembiayaan Eximbank terus mengalir.

Diantaranya dengan menggandeng sejumlah lembaga dari dalam dan luar negeri untuk mendukung kegiatan ekspor baik secara langsung maupun tidak langsung. Sehingga pihaknya masih bisa mendorong bisnis sejumlah eksportir yang menjadi debitur Eximbank.

Disamping itu Eximbank masih terus melanjutkan upaya untuk mendorong dibukanya pasar-pasar non tradisional, sebagai antisipasi dari lesunya ekonomi disejumlah negara yang selama ini jadi tumpuan ekspor. Contohnya ke pasar Afrika dan Asia Selatan yang mulai digenjot sejak tahun lalu.

Meski ia mengakui upaya untuk membuka pasar non tradisional ini tak semudah membalikan telapak tangan. Pasalnya sejumlah negara lain pun mengincar pasar yang sama untuk menggenjot kinerja ekspor masing-masing. "Sehingga dibutuhkan strategi dan pendekatan supaya dapat masuk ke pasar tersebut," katanya belum lama ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×