kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Mirza menempati posisi kepala eksekutif LPS


Selasa, 10 April 2012 / 07:16 WIB
ILUSTRASI. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) merupakan bank dengan jumlah debitur KUR terbanyak, hingga 4,07 juta debitur.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ekonom Mirza Adityaswara menggantikan Firdaus Djaelani sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pergantian ini bakal terlaksana, setelah ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Keuangan. "Administrasinya sedang kami proses," kata Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho, Senin (9/4).

Samsu menegaskan, pergeseran jabatan tidak terkait masuknya Firdaus Djaelani ke bursa calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diusulkan presiden kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Memang karena ada rotasi, bukan karena sesuatu yang lain," jelas Adi.

Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS. Heru Budiargo mengatakan pergantian jabatan merupakan hal biasa dalam organisasi. Ia menambahkan, kepengurusan di DK yang berstatus One Tier Board sebenarnya tetap. "Hanya terjadi perubahan jabatan Ketua Eksekutif," kata Heru.

Setelah proses administrasi rampung, susunan DK LPS sebagai berikut. Heru, Ketua DK merangkap anggota. Firdaus dan Siswanto sebagai anggota. A. Fuad Rahmany anggota DK ex officio Kementerian Keuangan. Muliaman D. Hadad anggota DK ex officio Bank Indonesia (BI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×