kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Naik 11%, BI Catat Penyaluran Kredit Capai Rp 6.387,0 Triliun pada Desember 2022


Selasa, 24 Januari 2023 / 12:19 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memantau fungsi intermediasi perbankan mengalami kenaikan dobel digit sepanjang tahun lalu. Analisis Uang Beredar BI mencatatkan kredit yang disalurkan oleh perbankan tumbuh 11,0% secara tahunan alias year on year (YoY) menjadi Rp 6.387,0 triliun pada Desember 2022.

"Perkembangan penyaluran kredit terjadi pada golongan debitur korporasi naik 14,5% YoY menjadi Rp 3.265,2 triliun pada akhir 2022. Sedangkan debitur perorangan tumbuh 8,7% menjadi Rp 3.068,4 triliun," mengutip Laporan BI pada Selasa (24/1).

Berdasarkan jenis penggunaan, perkembangan penyaluran kredit pada Desember 2022 terutama disebabkan oleh perkembangan Kredit Modal Kerja dan Kredit Konsumsi.

Kredit Modal Kerja tumbuh 11,7% menjadi Rp 2.888,9 triliun pada Desember 2022. Bersumber dari  Desember 2022 pada sektor Industri Pengolahan yang tumbuh sebesar 11,0% menjadi Rp 743,0 triliun. Terutama pada sub sektor Industri Farmasi dan Jamu di Banten.

Baca Juga: Bos BRI Sebutkan 6 Tantangan Industri Perbankan Tahun Ini, Apa Saja?

Sementara itu, KMK sektor Konstruksi tumbuh 5,9% YoY menjadi Rp 240,2 triliun pada Desember 2022. Terutama pada sub sektor Bangunan Jalan Tol di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. 

Sedangkan, Kredit Konsumsi  tumbuh 9,4% YoY menjadi Rp 1.834,3 triliun pada Desember 2022. Terutama disebabkan oleh perkembangan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)  yang naik 17,0% menjadi Rp 117,7 triliun serta Kredit Multiguna naik 9,9% menjadi Rp 1.078,3 triliun. 

"Di sisi lain, Kredit Investasi pada Desember 2022 tumbuh 11,5% YoY menjadi Rp 1.663,8 triliun. Terutama didorong oleh KI Konstruksi serta sektor Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan.

Kredit Investasi sektor Konstruksi pada bulan Desember 2022 tumbuh sebesar 1,9% YoY menjadi Rp 161,6 triliun pada akhir 2022. Seiring perkembangan kredit pada sub sektor Bangunan Jalan Tol.

Adapun kredit investor  sektor Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan tumbuh 27,2% menjadi Rp 204,0 triliun terutama pada kredit sub sektor Pengolahan Data. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×