kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Nilai Transaksi QRIS BNI Tumbuh 196% Per Maret 2024


Rabu, 24 April 2024 / 13:08 WIB
Nilai Transaksi QRIS BNI Tumbuh 196% Per Maret 2024
ILUSTRASI. Bank BNI mencatat kenaikan transaksi menggunakan QRIS. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/wsj.


Reporter: Aldehead Marinda | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank BNI mencatat kenaikan transaksi menggunakan QRIS seiring maraknya penggunaan QRIS beberapa tahun terakhir. 

Head of Division Retail Digital Product and Partnership BNI Mesah Roni Ginting mengatakan, transaksi QRIS BNI tahun 2024 ini tumbuh positif.

“Pertumbuhan yang sangat positif dengan peningkatan pada volume transaksi sebesar 118% dan nilai transaksi sebesar 196% per Maret yoy,” ucap Mesah.

Ke depan, BNI menargetkan nilai transaksi QRIS hingga akhir 2024 ini dapat meningkat secara agresif kurang lebih di atas 100%.

Sayangnya, Mesah tidak merinci berapa angka pastinya. Yang pasti, sejumlah strategi telah disiapkan Bank BNI untuk meningkatkan jumlah maupun nilai transaksi QRIS.

Baca Juga: BRI Genjot Transaksi QRIS, Ini Sejumlah Sektor yang Dibidik

Di antaranya, melakukan akuisisi merchant yang berkualitas. Selanjutnya penawaran sejumlah program cross selling kepada merchant maupun kepada nasabah untuk membantu meningkatkan sales volume merchant sekaligus usage product BNI.

Sebagai informasi, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Santoso Liem mengatakan bahwa kini per Februari 2024 total volume transaksi QRIS di Indonesia sudah mencapai lebih dari 300 juta transkasi dengan total nilai transaksi mencapai Rp 33 triliun.

“Jumlah user dan merchant QRIS juga menunjukan tren peningkatan,” ucap Santoso.

Dari data yang diberikan oleh Santoso, tercatat bahwa jumlah QRIS dengan kategori user di Indonesia per Februari 2024 ini sudah mencapai 47 juta pengguna, naik dari periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 31 juta. 

pengguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×