kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Obligasi BTN tinggi permintaan


Selasa, 11 Juli 2017 / 15:45 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Penjualan obligasi berkelanjutan III PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengalami permintaan tinggi. Direktur Keuangan dan Treasuri BTN Iman Nugroho Soeko mengatakan, pihaknya telah melakukan penutupan obligasi berkelanjutan sebesar Rp 5 triliun yang memiliki banyak permintaan.

Iman bilang, pihaknya menerbitkan obligasi dalam jumlah beesar karena sesuai kesepakatan Menteri Keuangan untuk mengurangi beban defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "BTN dalam merealisasikan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi akan memakai skema subsidi selisih bunga seluruhnya dan tidak ada skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari APBN," katanya, Selasa (11/10).

Lanjutnya, seluruh kebutuhan likuiditas BTN berasal dari dana pihak ketiga (DPK) ditambah penerbitan obligasi atau wholesale funding. Untuk itu, bank berplat mereah ini menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20% di tahun 2017 ini.

Bank berkode saham BBTN ini mencatat realisasi kredit senilai Rp 158,20 triliun per Mei 2017, sedangkan realisasi dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 148,20 triliun per Mei 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×