kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK belum terima surat resmi dari konsorsium Ilham Habibie terkait Bank Muamalat


Kamis, 04 Oktober 2018 / 15:31 WIB
ILUSTRASI. Teller Menghitung Uang di Bank Muamalat


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan belum menerima surat resmi dari konsorsium Ilham Habibie terkait dengan Bank Muamalat.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan bentuk keseriusan investor dinilai ketika sudah menempatkan dana di escrow account dan mengirimkan surat resmi ke OJK.

“Jadi memang saat ini belum ada surat resmi dari konsorsium, jika ada barulah kita bicara,” kata Wimboh dalam konferensi pers di gedung OJK, Kamis (4/10).

OJK mengatakan kebutuhan dana Bank Muamalat untuk suntikan modal ini sebesar Rp 4 triliun-Rp 8 triliun. 

Terkait target dana rights issue Bank Muamalat oleh konsorsium Ilham Habibie dalam waktu dekat yang hanya Rp 2 triliun, OJK mengatakan akan menyerahkan kepada calon investor dalam hal ini anggota dan pemimpin konsorsium.

Namun yang jelas, minimal suntikan dana kepada permodalan Bank Muamalat yang dibutuhkan sebesar Rp 4 triliun. Dengan tambahan modal ini diharapkan Bank Muamalat bisa menjadi bank yang lebih kuat dan bagus.

Menurut Wimboh, Bank Muamalat adalah bank bagus, mempunyai nasabah bagus. Makanya, banyak investor yang mau masuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×