kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK belum terima surat resmi dari konsorsium Ilham Habibie terkait Bank Muamalat


Kamis, 04 Oktober 2018 / 15:31 WIB
ILUSTRASI. Teller Menghitung Uang di Bank Muamalat


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan belum menerima surat resmi dari konsorsium Ilham Habibie terkait dengan Bank Muamalat.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan bentuk keseriusan investor dinilai ketika sudah menempatkan dana di escrow account dan mengirimkan surat resmi ke OJK.

“Jadi memang saat ini belum ada surat resmi dari konsorsium, jika ada barulah kita bicara,” kata Wimboh dalam konferensi pers di gedung OJK, Kamis (4/10).

OJK mengatakan kebutuhan dana Bank Muamalat untuk suntikan modal ini sebesar Rp 4 triliun-Rp 8 triliun. 

Terkait target dana rights issue Bank Muamalat oleh konsorsium Ilham Habibie dalam waktu dekat yang hanya Rp 2 triliun, OJK mengatakan akan menyerahkan kepada calon investor dalam hal ini anggota dan pemimpin konsorsium.

Namun yang jelas, minimal suntikan dana kepada permodalan Bank Muamalat yang dibutuhkan sebesar Rp 4 triliun. Dengan tambahan modal ini diharapkan Bank Muamalat bisa menjadi bank yang lebih kuat dan bagus.

Menurut Wimboh, Bank Muamalat adalah bank bagus, mempunyai nasabah bagus. Makanya, banyak investor yang mau masuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×