kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK dukung program global anti serangan siber


Rabu, 18 Oktober 2017 / 12:32 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan serangan siber pada sistem keuangan saat ini sudah semakin besar. Hal ini seiring dengan semakin masifnya pemanfaatan teknologi informasi di industri keuangan.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK bilang upaya pencegahan serangan siber tidak hanya dapat dilakukan di satu negara.

"Tapi harus inisiatif global karena operasional peretas tidak memandang batas negara," kata Wimboh dalam rangkaian pertemuan tahunan bank Dunia IMF di Washington, Amerika Serikat, Rabu (18/10).

Pencegahan ini penting karena penggunaan internet oleh pemerintah pelayanan publik dan bisnis swasta semakin mengingat. Di Indonesia menurut Wimboh, infrastruktur IT industri keuangan dikategorisasikan sebagai salah satu yang penting.

Untuk itu OJK ke depan akan membuat layanan informasi keuangan yang mempercepat pemulihan ketika terjadi serangan siber. OJK juga akan membentuk lembaga khusus untuk menangani serangan siber.

Diharapkan industri keuangan juga meningkatkan risiko operasional terkait IT. OJK juga telah menggandeng beberapa lembaga dan kementerian untuk menangani masalah IT.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×