kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

OJK Gandeng BPK Perkuat Kompetensi Pengendalian Kualitas Pengawasan IJK


Selasa, 20 Februari 2024 / 21:09 WIB
OJK Gandeng BPK Perkuat Kompetensi Pengendalian Kualitas Pengawasan IJK
ILUSTRASI. Karyawan melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) untuk memperkuat kompetensi pengendalian kualitas pengawasan Industri Jasa Keuangan (IJK).

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena menyampaikan kolaborasi itu untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menjalankan fungsi pengawasan kepada Industri Jasa Keuangan melalui berbagai program pelatihan yang bekerja sama

dengan sejumlah lembaga pelatihan di level nasional dan internasional, serta seluruh stakeholder terkait.

“Sebagai pengawas industri jasa keuangan yang dituntut untuk memiliki pemahaman yang tinggi atas industri yang kami awasi, kami secara konsisten terus melaksanakan program-program pengembangan SDM untuk dapat terus mengikuti perkembangan industri yang serba cepat dan dinamis,” kata Sophia dalam keterangan resmi, Senin (20/2).

Baca Juga: Ini Kabar Terbaru dari OJK Soal Pengenaan Sanksi Terhadap Akulaku Finance

Lebih lanjut, Sophia menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan kali kedua OJK bekerja sama dengan BPK RI dalam mengadakan pelatihan. Dia bilang sebelumnya kerja sama pernah terjadi pada 2023 mengenai penyelenggaraan pelatihan Audit Internal dan Investigasi di Badiklat PKN Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sophia berharap program pelatihan itu dapat meningkatkan kompetensi seluruh pegawai yang terlibat dalam QCQA Pengawasan di OJK. Dengan demikian, pegawai mampu memahami konsep Quality Management untuk mengidentifikasi dan mengembangkan mekanisme, serta tools QCQA yang lebih efektif pada sektor masing-masing.

Sophia menerangkan pelatihan Quality Control dan Quality Assurance berlangsung selama 4 hari sejak 19 Februari 2024 hingga 22 Februari 2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×