kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

OJK Masih Menunggu Rencana Penyehatan Keuangan Asuransi Bermasalah


Senin, 24 Oktober 2022 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kelanjutan terkait permasalahan asuransi bermasalah yang mengalami gagal bayar masih abu-abu. Tampaknya, Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) yang selama ini diminta oleh OJK masih belum dipenuhi oleh beberapa perusahaan asuransi ini.

“ini kita tunggu bagaimana proses (RPK) yang berkembang supaya industri itu tetap bisa tumbuh,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono dalam talkshow, Senin (24/10)

Ogi bilang bahwa saat ini pihaknya mutlak meminta untuk perusahaan asuransi yang bermasalah ini untuk menyerahkan RPK terutama terkait penyuntikan permodalan dari para pemegang sahamnya.

Sebab, menurutnya, permasalahan utama yang terjadi saat ini ialah kewajiban perusahaan yang tidak segera terpenuhi yaitu membayar klaim dari pemegang polis yang telah jatuh tempo.

Baca Juga: Bisnis Gadai Swasta Terus Bertumbuh dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Ini Pendorongnya

“Yang menyebabkan ekuitasnya negatif itu bisa ditutupi sehingga (RBC) bisa kembali ke atas 120%,” imbuhnya.

Ogi juga menambahkan bahwa permasalahan asuransi yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari masalah-masalah di masa lalu, dimana infrastruktur dari perusahaan asuransi belum tertata dengan baik.

“Kondisinya investasi yang dilakukan perusahaan asuransi itu nilainya jatuh cukup signifikan dibandingkan nilai awal yang diinvestasikan di portofolio investasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini perusahaan asuransi bermasalah yang gagal bayar dan dalam proses penyusunan RPK ialah AJB Bumiputera 1912, Kresna Life, dan Wanaartha Life.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×