kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.963   51,00   0,28%
  • IDX 6.025   -45,66   -0,75%
  • KOMPAS100 778   -6,86   -0,87%
  • LQ45 596   -5,48   -0,91%
  • ISSI 209   -1,58   -0,75%
  • IDX30 330   -3,03   -0,91%
  • IDXHIDIV20 421   -3,52   -0,83%
  • IDX80 89   -0,80   -0,89%
  • IDXV30 114   -0,64   -0,56%
  • IDXQ30 108   -0,67   -0,61%

OJK minta tambahan anggaran Rp 5,2 triliun


Kamis, 26 September 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Anime Chainsaw Man Tayang Tahun 2022 Ini di Crunchyroll, Berikut Deskripsi Ceritanya


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta tambahan dana untuk pembangunan gedung sebesar Rp 5,2 triliun. Sangat besar memang, tapi, Ketua Dewan Komisoner OJK Muliaman D. Hadad menegaskan dana tersebut untuk anggaran lima tahun.

Penggunaan anggaran tersebut dibagi tiga, yaitu pembangunan kantor pusat Rp 1,3 triliun di daerah Sudirman Jakarta Selatan, Rp 1 triliun untuk membangun lima kantor regional.

"Sisanya untuk membangun 29 kantor OJK di seluruh Indonesia,” ujar Muliaman.

Pembangunan kantor pusat OJK rencananya menggunakan tanah milik Kementerian Keuangan di wilayah bisnis Sudirman.

Saat ini, OJK berkantor di tiga lokasi yaitu, gedung bekas kantor Bapepam-LK yang dipinjamankan Kementerian Keuangan, dua lantai di gedung Bidakara Pancoran dan pinjaman gedung BI untuk menara Radius Prawiro. Sedangkan untuk operasional OJK di daerah, masih akan menumpang di kantor BI daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×