kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK minta tambahan anggaran Rp 5,2 triliun


Kamis, 26 September 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Anime Chainsaw Man Tayang Tahun 2022 Ini di Crunchyroll, Berikut Deskripsi Ceritanya


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta tambahan dana untuk pembangunan gedung sebesar Rp 5,2 triliun. Sangat besar memang, tapi, Ketua Dewan Komisoner OJK Muliaman D. Hadad menegaskan dana tersebut untuk anggaran lima tahun.

Penggunaan anggaran tersebut dibagi tiga, yaitu pembangunan kantor pusat Rp 1,3 triliun di daerah Sudirman Jakarta Selatan, Rp 1 triliun untuk membangun lima kantor regional.

"Sisanya untuk membangun 29 kantor OJK di seluruh Indonesia,” ujar Muliaman.

Pembangunan kantor pusat OJK rencananya menggunakan tanah milik Kementerian Keuangan di wilayah bisnis Sudirman.

Saat ini, OJK berkantor di tiga lokasi yaitu, gedung bekas kantor Bapepam-LK yang dipinjamankan Kementerian Keuangan, dua lantai di gedung Bidakara Pancoran dan pinjaman gedung BI untuk menara Radius Prawiro. Sedangkan untuk operasional OJK di daerah, masih akan menumpang di kantor BI daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×