kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.541   41,00   0,23%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK optimistis kredit perbankan tahun depan bisa tumbuh 13%


Kamis, 15 November 2018 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan penyaluran kredit bisa tumbuh 13% secara tahunan atau year on year (yoy).

Heru Kris tiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK mengatakan, sampai Oktober 2018 kredit perbankan tumbuh 12,9% secara yoy.

“Tahun depan optimistis bisa tumbuh sesuai rencana,” kata Heru kepada kontan.co.id, Kamis (15/11). 

Pertumbuhan kredit pada tahun depan menurut Heru dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari eksternal maupun internal. Dari internal, salah satu faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit adalah nilai tukar rupiah.

Seiring dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi, OJK memperkirakan kondisi likuiditas perbankan masih cukup bagus. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan alat likuid yang masih memadai.

Dengan alat likuid ini bank menurut Heru masih mempunyai buffer dalam hal pertumbuhan.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA memproyeksi pertumbuhan kredit pada tahun depan akan konservatif atau tidak jauh berbeda dibandingkan tahun ini.

“Tahun ini memang pertumbuhan kredit cukup bagus sampai September 2018 tumbuh 17% secara yoy,” kata Jahja ketika ditemui dalam kesempatan yang sama, Kamis (15/11).

Kartika Wirjoatmodjo, Presiden Direktur Bank Mandiri mengatakan pertumbuhan kredit pada tahun depan diperkirakan bisa mencapai 13%.

“Cuma memang tantangannya pada akhir tahun ini kondisi likuiditas perbankan sedikit mengetat,” kata Tiko, Kamis (15/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×