kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

OJK: Pelambatan KPR non-subsidi karena peningkatan kompetisi


Selasa, 11 September 2018 / 14:21 WIB
OJK: Pelambatan KPR non-subsidi karena peningkatan kompetisi
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) non-subsisi melambat. Setidaknya itulah yang dialami oleh dua bank besar yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomentar bahwa penyebab melambatnya KPR non-subsidi ini bisa saja karena persaingan yang mengalami kenaikan.

"Kalau khusus untuk BTN, bisa jadi karena beberapa indikator salah satunya karena keberadaan kompetitor," kata Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK, Senin (10/9).

Sebagai gambaran saja, pertumbuhan kredit konstruksi KPR per Juli 2018 memang melambat. Hal ini berdasarakan data Bank Indonesia (BI).

Sampai Juli 2018, kredit konstruksi KPR tumbuh 18,7% dibanding periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy). Pada periode sama 2017 kredit konstrksi naik 23,4% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×