kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

OJK pertimbangkan konversi obligasi bank ke modal


Senin, 11 Desember 2017 / 21:08 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mempertimbangkan untuk mengoptimalkan aturan mengenai konversi obligasi ke permodalan. Aturan mengenai hal ini sebenarnya sudah dikeluarkan regulator pada 2006 lalu.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK mengatakan, aturan ini diharapkan bisa mendukung implementasi basel 3. "Jadi bank bisa mengurangi risiko terkait permodalan," kata Boedi Kamis (7/12).

Menurut Boedi, implementasi aturan konversi surat utang ke modal bank ini masih opsional.

Mahelan Prabantariksa, Direktur Strategy, Risk and Compliance BTN mengatakan, saat ini beberapa surat utang seperti convertible bond bisa diubah ke modal. "Namun tidak bisa langsung, harus memenuhi kriteria tertentu," kata Mahelan.

Dengan adanya implementasi konversi surat utang ini bisa membuat bank bisa leluasa mendapatkan modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×