kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.796   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

OJK pertimbangkan konversi obligasi bank ke modal


Senin, 11 Desember 2017 / 21:08 WIB
OJK pertimbangkan konversi obligasi bank ke modal


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mempertimbangkan untuk mengoptimalkan aturan mengenai konversi obligasi ke permodalan. Aturan mengenai hal ini sebenarnya sudah dikeluarkan regulator pada 2006 lalu.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK mengatakan, aturan ini diharapkan bisa mendukung implementasi basel 3. "Jadi bank bisa mengurangi risiko terkait permodalan," kata Boedi Kamis (7/12).

Menurut Boedi, implementasi aturan konversi surat utang ke modal bank ini masih opsional.

Mahelan Prabantariksa, Direktur Strategy, Risk and Compliance BTN mengatakan, saat ini beberapa surat utang seperti convertible bond bisa diubah ke modal. "Namun tidak bisa langsung, harus memenuhi kriteria tertentu," kata Mahelan.

Dengan adanya implementasi konversi surat utang ini bisa membuat bank bisa leluasa mendapatkan modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×