Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri asuransi bisa tumbuh 5%-7% secara Year on Year (YoY) pada 2026. PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menilai proyeksi tersebut realistis untuk tercapai dan positif bagi penguatan industri.
Chief Customer, Marketing, and Product Officer AXA Mandiri Theodores Tangke mengatakan pertumbuhan tersebut dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan terus menjaga momentum pemulihan ekonomi.
"Ditambah, berupaya juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan asuransi," ucapnya kepada Kontan, Minggu (1/3).
Theo melihat bahwa proyeksi tersebut selaras dengan meningkatnya tingkat literasi dan kebutuhan masyarakat terhadap produk proteksi, serta perencanaan keuangan jangka panjang. Dengan kolaborasi yang baik antara regulator, pelaku industri, serta pemanfaatan teknologi, dia bilang proyeksi tersebut dapat menjadi dasar untuk mendorong pertumbuhan industri yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan publik.
Baca Juga: BTN Pertebal Cadangan, Targetkan Coverage Ratio Mendekati 130% pada Tahun Ini
Untuk mendorong pertumbuhan aset pada 2026, Theo mengatakan AXA Mandiri menerapkan sejumlah strategi. Dia menerangkan AXA Mandiri akan berfokus melakukan diversifikasi portofolio investasi.
"Kami memperluas instrumen investasi dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian agar aset dapat tumbuh stabil, sekaligus memberikan imbal hasil optimal," ungkapnya.
Selain itu, Theo bilang pihaknya juga terus mengembangkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen nasabah yang senantiasa berevolusi.
Contohnya, AXA Mandiri baru saja meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD, yakni produk dengan manfaat perlindungan jiwa dan perlindungan finansial yang dirancang untuk membantu masyarakat menghadapi ketidakpastian ekonomi, sekaligus memenuhi kebutuhan proteksi jangka panjang.
Theo mengatakan pihaknya juga terus secara konsisten memperluas basis nasabah melalui literasi dan edukasi, dengan menyelenggarakan kegiatan di berbagai kota.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di situs resmi, AXA Mandiri mencatatkan total aset sebesar Rp 43,97 triliun per akhir 2025. Nilainya meningkat 7,93%, jika dibandingkan pencapaian per akhir 2024 yang sebesar Rp 40,74 triliun.
Baca Juga: BRI Siapkan Fasilitas Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













