kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK: Prudential beli sebagian saham Mega Jiwa


Rabu, 12 Juli 2017 / 16:32 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Investor asing kembali melirik potensi ekspansi ke pasar asuransi jiwa tanah air. Kini giliran PT Asuransi Jiwa Mega Indonesia (Mega Jiwa) yang bakal kedatangan pemegang saham baru.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan Yusman menyebut Prudential Financial Inc akan membeli sebagian saham di perusahaan asuransi jiwa milik Mega Corpora tersebut.

Bahkan proses perizinan sudah selesai pada bulan lalu. Setelah mendapat restu dari regulator, kedua belah pihak tinggal menyelesaikan transaksi sesuai kesepakatan.

Namun jangan sampai tertukar, calon investor Mega Jiwa ini berbeda dengan Prudential plc yang berbasis di London, Inggris. Prudential Plc sudah lama bermain di industri asuransi jiwa Indonesia lewat bendera PT Prudential Life Assurance. "Keduanya berbeda. Yang mau masuk ke Mega Jiwa berasal dari AS," kata dia, Rabu (12/7).

Prudential Financial Inc berdiri sejak 1875 dan kini berkantor pusat di New Jersey. Berdasarkan laporan tahunannya, di 2016 Prudential Financial punya aset sebesar US$ 783,9 miliar.

Prudential Financial menjalankan bisnis asurnasi jiwa baik individu maupun kumpulan. Juga pengelolaan dana pensiun serta mengelola investasi di sejumlah negara lain. Semisal China, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan. Selain itu juga punya bisnis di Benua Amerika, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah.

Pasar asuransi jiwa di dalam negeri sendiri dinilainya masih sangat terbuka lebar. Di tengah besarnya jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi, penetrasi asuransi jiwa di Indonesia justru masih rendah. Sehingga wajar bila sejumlah investor asing ingin ikut mencari peruntungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×