kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

OJK: Rencana Industrial Bank of Korea caplok bank di Indonesia masih berlanjut


Rabu, 24 Oktober 2018 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan rencana investor asal Korea Selatan untuk mencaplok bank di Tanah Air masih berlanjut.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo mengatakan Industrial Bank of Korea (IBK) bakal mengakuisisi Bank Mitraniaga dan Bank Agris. Namun, sampai saat ini pihak regulator menyebut IBK masih melakukan penjajakan dan pengkajian terutama mengenai proses perizinan merger untuk kedua bank tersebut.

"IBK rencananya ambil Bank Mitraniaga dan Bank Agris, lagi proses pengajuan. Kedua bank itu mau dibeli IBK jadi mayoritas, arahnya merger," tuturnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (23/10). 
Lebih lanjut, Edy mengatakan OJK belum sepenuhnya menyetujui rencana tersebut lantaran masih dalam kajian.

Menurutnya, investor asing harus memenuhi beberapa kriteria yang diajukan OJK seperti keuntungan apa yang bisa diperoleh untuk Indonesia. "Kita lihat dulu, kok semua diarahkan setuju? Kalau bermanfaat buat rakyat Indonesia dan semua aturannya dipenuhi, masa kita melarang," ungkapnya.

Walau demikian, rencana merger tersebut memang sejalan dengan upaya OJK yang mendorong bank agar segera melakukan konsolidasi terutama dari sisi penambahan modal. OJK berharap bank BUKU I dan BUKU II dapat meningkatkan kapasitas bisnisnya agar dapat bersaing di pasar yang semakin sengit, apalagi dengan kedatangan perusahaan teknologi finansial (tekfin/fintech) yang dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×