kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Optimalkan Peluang, Industri Asuransi Tengah Inisiasi Produk Asuransi Kredit Karbon


Rabu, 21 Oktober 2026 / 19:57 WIB
Optimalkan Peluang, Industri Asuransi Tengah Inisiasi Produk Asuransi Kredit Karbon
ILUSTRASI. Ketua Umum AAUI Budi Herawan (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi di Indonesia terus mengoptimalkan berbagai peluang yang ada untuk mengoptimalkan kinerja. Salah satunya industri asuransi tengah menginisiasi produk asuransi kredit karbon. 

Asal tahu saja, asuransi kredit karbon atau asuransi karbon adalah produk perlindungan yang menjamin nilai, investasi, atau pengiriman dari kredit karbon, yaitu sertifikat izin emisi atau hasil pengurangan gas rumah kaca. Asuransi itu melindungi pembeli, investor, maupun pengembang proyek dari risiko kegagalan proyek, kerugian fisik, serta risiko kegagalan serah terima kredit.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) membenarkan bahwa industri asuransi saat ini tengah menginisiasi produk asuransi kredit karbon. Meski demikian, Ketua Umum AAUI, Budi Herawan menerangkan sejauh ini, prosesnya masih dalam tahap awal.

"Benar, cuma masih tahap awal. Asuransi umum itu belum tahu bentuknya seperti apa nanti. Sebab, bisnis karbon di Indonesia sendiri juga baru, walaupun sudah ada kepala eksekutifnya. Kami masih menunggu," ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga: Asuransi Umum Waspadai Risiko Investasi hingga Akhir 2026, Ini Faktor yang Dicermati

Budi juga menyampaikan pihaknya masih mempelajari mengenai karakteristik produk asuransi kredit karbon. Salah satunya belajar dari negara di Eropa yang sudah mulai terlebih dahulu.

"Kami masih terus mempelajari hal tersebut. Apa sebetulnya yang disebut karbon itu? Bagaimana jaminannya? Bagaimana klaimnya? Sebab, hal itu juga menyangkut lintas negara, selain Indonesia," ungkapnya.

Budi menerangkan bahwa perusahaan asuransi besar di luar negeri memang sudah ada yang memasarkan produk asuransi kredit karbon. Dia bilang berdasarkan perusahaan yang telah bermain di segmen itu, prospeknya terbilang menjanjikan.

"Kalau dari narasumber yang saya dengar, cukup menjanjikan. Cuma kembali lagi dengan kesiapan industri," katanya.

Senada, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO) Yulius Billy Bhayangkara menyampaikan bahwa inisiasi terkait asuransi kredit karbon sudah dalam tahap pembahasan di industri asuransi.

Baca Juga: IHSG Bergejolak, OJK Minta Industri Asuransi Perhatikan Manajemen Risiko

"Jadi, saat ini memang ada inisiatif tambahan mau masuk ke carbon credit. Sebab, hal itu juga berhubungan dengan hutan-hutan. Sudah ada pembicaraan dan produknya memang baru, serta sangat teknis," ucapnya.

Yulius mengatakan industri juga masih mempelajari tentang asuransi kredit karbon. Dia menyebut sebenarnya industri juga sudah menyadari terkait produk tersebut dan berharap dalam waktu bisa melihat arah perkembangannya. 

Terkait kinerja industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, premi asuransi komersial mencapai Rp 255,4 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh 2,66% secara Year on Year (YoY). 

Adapun premi asuransi umum dan reasuransi sebesar Rp 99,61 triliun per Agustus 2026, atau terkontraksi 2,35% YoY. Sementara itu, premi asuransi jiwa mencapai Rp 125,75 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh 7,01% YoY. 

Baca Juga: AAUI Sebut Tingginya Volatilitas Pasar Modal Jadi Perhatian Industri Asuransi Umum

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×