kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.785   -45,00   -0,27%
  • IDX 8.169   37,52   0,46%
  • KOMPAS100 1.152   5,94   0,52%
  • LQ45 832   2,38   0,29%
  • ISSI 291   2,29   0,79%
  • IDX30 431   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 517   -1,74   -0,34%
  • IDX80 129   0,63   0,49%
  • IDXV30 141   0,04   0,03%
  • IDXQ30 140   -0,42   -0,30%

Pacu pembiayaan, modal Bank Syariah Mandiri menipis


Minggu, 26 Mei 2019 / 21:45 WIB
Pacu pembiayaan, modal Bank Syariah Mandiri menipis


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasio modal alias capital adequacy ratio (CAR) PT Bank Syariah Mandiri tergerus dari 16,26% di kuartal keempat 2018 menjadi 15,62% di kuartal pertama 2019. Jika dibandingkan secara tahunan, CAR Bank Syariah Mandiri meningkat tipis dari 15,59%.

“Penurunan modal disebabkan ekspansi pembiayaan yang berdampak pada meningkatnya ATMR (Aset Tertimbang Menurut Risiko),” Direktur Risk Management and Compliance Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa kepada KONTAN, Minggu (26/5).

Sepanjang kuartal 1/2019 entitas anak PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ini telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 69,10 triliun, tumbuh 2,36% (ytd) dari Desember 2018 senilai Rp 67,50 triliun, dan tumbuh 13,29% (yoy) dari Maret 2018 senilai Rp 60,99 triliun.

Putu juga menambahkan, ke depan perseroan juga punya strategi untuk menyalurkan pembiayaan dengan membidik sektor yang punya ATMR dengan rating minimum A-.

“Untuk mengurangi beban ATMR kami, sehingga hingga akhir tahun kami menargetkan posisi CAR kami bisa berada di kisaran 16%-16,7%,” sambung Putu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×