kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pangkas Bunga, Kredit Konsumsi BCA Melonjak


Kamis, 03 Desember 2009 / 10:32 WIB


Reporter: Herry Prasetyo | Editor: Syamsul Azhar

JAKARTA. PT Bank BCA mencatatkan total kredit per akhir November 2009 mencapai Rp 120 triliun. Penyaluran kredit yang mengalami lonjakan tinggi adalah untuk sektor konsumsi.

Jahja Setiatmadja, Wakil Direktur Utama BCA, mengungkapkan ini dalam acara Investor Summit and Capital Market Expo 2009 di Jakarta, kemarin (2/12). Dia bilang, dalam dua bulan terakhir ini, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) telah mencapai Rp 1 triliun. Sedangkan untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) mencapai Rp 700 miliar per bulan.

Naik turunnya kredit konsumsi ini lebih sensitif dengan penetapan bunga. Saat bank menawarkan bunga kredit konsumsi lebih rendah maka permintaan akan mengalami lonjakan.

Jahja mencontohkan, ketika suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) di BCA dipatok pada angka 15%, permintaan terhadap KPR menurun drastis. Begitu pula saat kredit kendaraan bermotor (KKB) dipasang pada angka 17%.

Tapi saat ini BCA telah menurunkan suku bunga kredit konsumsi ini. Untuk bunga kredit KPR BCA mematok bunga 9,5% sedangkan suku bunga KKB pada angka 10,5%. "Karena suku bunga relatif rendah, permintaan kredit jadi meningkat cukup besar," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×