Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian siap melunasi dua surat hutang yang akan jatuh tempo pada 23 November 2026 dengan total nilai mencapai Rp4 triliun.
Berdasarkan publikasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) bertajuk Jatuh Tempo Efek Utang yang terbit pada Selasa, (18/8) dua surat utang yang dimaksud adalah Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap IV Tahun 2025 Seri A senilai Rp2,7 triliun dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap III Tahun 2025 Seri A senilai Rp1,3 triliun.
Baca Juga: Ribuan Dapur MBG Ditutup, Urun Dana Danamart Terus Lakukan Monitoring Proyek SPPG
Untuk melunasi kedua surat utang tersebut, Pegadaian berencana menggunakan dana eksternal.
Selain itu, rencana pelunasan itu juga didukung oleh fasilitas kredit yang belum digunakan dengan nominal tercatat sebesar Rp14,6 triliun per Juni 2026. Di samping itu, perusahaan juga memiliki dukungan kas dan setara kas sebesar Rp1,2 triliun.
Perusahaan juga mencatat estimasi penerimaan angsuran pembiayaan sebesar Rp39,4 triliun per bulan.
Dengan sejumlah sumber dana tersebut, Pegadaian memiliki dukungan likuiditas untuk memenuhi kewajiban atas dua surat utang yang akan jatuh tempo pada November 2026.
Adapun kedua surat utan tersebut masing-masing telah mendapat peringkat idAAA dari Pefindo.
Baca Juga: Surya Fajar Capital Restrukturisasi Anak Usaha, Kuasai 99,997% Bursa Akselerasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
