kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pegadaian targetkan jumlah nasabah meningkat 17% di 2012


Minggu, 15 Januari 2012 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Kinerja reksadana saham di bulan Januari paling jemblok


Reporter: Riendy Astria | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Pegadaian (persero) berencana menambah 134 outlet Pegadaian baru pada tahun ini. Penambahan outlet tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah Pegadaian hingga 17% di 2012.

Direktur Operasional Pegadaian Edi Prayitno menuturkan, pihaknya optimis di tahun ini jumlah nasabah bisa tumbuh hingga 17% atau bahkan lebih. Pasalnya, selain akan membuka sejumlah outlet baru, Pegadaian juga akan menambah bisnis layanan, yakni layanan Payment Gateway.

Menurut Edi, sampai akhir 2011, jumlah nasabah PT Pegadaian sudah mencapai 23 juta nasabah. Jumlah tersebut meningkat 18,9% dari jumlah nasabah di 2010 yang sekitar 18,9 juta nasabah.

Lanjutnya, pertumbuhan jumlah nasabah tersebut akan ditopang dari bisnis baru tersebut, dimana masyarakat bisa melakukan pembayaran rekening listrik, telepon, dan air di Pegadaian.

Direktur Keuangan Pegadaian Budiyanto menyebut, penambahan outlet baru juga sangat membantu untuk meningkatkan jumlah nasabah. "Penyebaran outlet baru itu nanti juga akan fokus ke daerah Timur, kami harapkan akan banyak nasabah dari sana," ucap Budiyanto.

Kata Budiyanto, dengan menambah outlet Pegadaian, maka potensi bertambahnya nasabah juga semakin besar. Seperti di daerah timur, di sana juga banyak pasar dan hunian namun tidak banyak pilihan yang bisa membantu keuangan mereka. "Maka itulah kesempatan kita," imbuhnya.

Edi bilang, di 2012 ini, nasabah Pegadaian akan didominasi oleh mereka yang akan menggadaikan emas. "Kalo non emas diperkirakan 10%, mayarakat Indonesia sukanya yang praktis dan stabil, kecuali di pedesaan. Emas dianggap sebagai barang gadai yang stabil dan riil," ujarnya, Sabtu (14/1).

Untuk tahun ini, perusahaan gadai milik pemerintah ini menargetkan pembiayaan sebesar Rp 110 triliun, dengan laba usaha sekitar Rp 2,2 triliun. Artinya target pembiayaan tersebut tumbuh sekitar 34,14 % dari pembiayaan Pegadaian di 2011, yaitu sekitar Rp 82 triliun. Jumlah tersebut melampaui target pembiayaan Pegadaian di 2011 yang sekitar Rp 80 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×