kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.889   34,00   0,19%
  • IDX 6.292   -92,78   -1,45%
  • KOMPAS100 824   -10,83   -1,30%
  • LQ45 628   -6,54   -1,03%
  • ISSI 217   -5,11   -2,30%
  • IDX30 348   -4,37   -1,24%
  • IDXHIDIV20 434   -5,42   -1,23%
  • IDX80 94   -1,18   -1,24%
  • IDXV30 119   -1,78   -1,47%
  • IDXQ30 112   -1,25   -1,10%

Prudential Indonesia Ungkap Tantangan Penjualan melalui Kanal Keagenan


Selasa, 22 September 2026 / 15:00 WIB
Prudential Indonesia Ungkap Tantangan Penjualan melalui Kanal Keagenan
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Prudential, Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengungkapkan sejumlah tantangan dalam penjualan produk asuransi melalui kanal keagenan.

Chief Agency Officer Prudential Indonesia Rusli Chan mengatakan tantangan utama dalam pemasaran melalui kanal keagenan saat ini adalah edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan edukasi yang lebih luas terkait pentingnya perlindungan dan cara kerja produk asuransi.

"Banyak calon nasabah yang masih membutuhkan penjelasan secara langsung terkait manfaat perlindungan, proses klaim, ketentuan polis, serta perbedaan antarproduk agar dapat mengambil keputusan yang tepat," ujarnya kepada Kontan, Selasa (22/8/26).

Selain itu, kanal keagenan juga masih dihadapkan pada tantangan pelemahan nilai tukar rupiah dan volatilitas pasar modal. Hal ini karena kedua faktor itu turut menekan daya beli masyarakat serta membuat masyarakat jadi lebih selektif dalam mengalokasikan keuangan mereka.

Baca Juga: OJK: Kanal Keagenan Masih Memiliki Peran Penting bagi Industri Perasuransian

Oleh karena itu, kondisi ini mendorong masyarakat lebih mempertimbangkan kebutuhan lain seperti untuk tabungan, aset, dan keamanan finansial jangka panjang dibandingkan memberi produk asuransi.

Kendati demikian, peran agen bagi Prudential Indonesia dinilai masih penting. Hal ini seiring dengan peran mereka untuk membantu masyarakat memahami kebutuhan perlindungan secara lebih menyeluruh, memberi edukasi terkait manfaat asuransi dan tujuan keuangan jangka panjang, serta memberi pendampingan kepada calon nasabah untuk mengambil keputusan.

Di tengah tantangan penjualan tersebut, Prudential Indonesia terus memperkuat produktivitas dan kualitas bisnis agen. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan kapabilitas, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas rekrutmen.

Selain itu, perusahaan juga memperkuat program PRUVenture dan menyediakan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Sebagai informasi, hingga Juli 2026 Prudential Indonesia telah didukung lebih dari 59 ribu mitra bisnis agen yang berlisensi.

Baca Juga: Keagenan dan Bancassurance Masih Dominasi Premi Asuransi Jiwa Awal 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×