kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pembayaran Digital Melesat, Peredaran Uang Kartal Naik 23,2% Jadi Rp 1.039,1 Triliun


Kamis, 26 Mei 2022 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Uang Beredar Meningkat. KONTAN/Baihaki/1/3/2022


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski transaksi pembayaran non tunai dan digital makin diterima oleh masyarakat, transaksi menggunakan kartu dan uang kartal masih tetap tumbuh. Gubernur Bank Indonesia (BI). 

Perry Warjiyo menyatakan nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit juga mengalami pertumbuhan 12,5% year on year (yoy) menjadi Rp 764,5 triliun per April 2022.

Adapun jumlah uang kartal yang diedarkan (UYD) pada April 2022 meningkat 23,2% yoy mencapai Rp 1.039,1 triliun. Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI.

Baca Juga: BI Catat Transaksi Digital Banking Tembus Rp 5.338,4 Triliun di April 2022

"Antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil), dan memastikan kelancaran proses arus balik uang kartal (inflow) pasca periode Idul Fitri 1443 H," tuturnya secara virtual pada Selasa (23/5).

Seiring dengan itu, BI melihat transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking. 

Baca Juga: BI Memproyeksikan Inflasi pada 2022 Bisa Berada di Atas 4%

"Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada April 2022 tumbuh 50,3% year on year (yoy) mencapai Rp34,3 triliun. Sedangkan nilai transaksi digital banking meningkat 71,4% yoy menjadi Rp5.338,4 triliun," jelasnya. 

Untuk mendukung Program Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Bank Indonesia senantiasa bersinergi dan memperkuat koordinasi dengan Pemda melalui Satgas P2DD dan TP2DD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×