kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembiayaan Adira Finance sentuh Rp 15,7 triliun


Kamis, 27 Juli 2017 / 21:54 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Penyaluran pembiayaan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) hingga paruh pertama tahun ini telah mencapai Rp 15,7 triliun. Angka tersebut naik 5% dibanding periode sama tahun lalu.

Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli menjelaskan, hingga akhir tahun perusahaan berkode emiten ADMF di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menargetkan kenaikan penyaluran pembiayaan 5% hingga 10%.

“Saat ini memang pertumbuhan industri otomotif masih belum bergairah, tapi kami tetap yakin bisa capai target akhir tahun,” katanya ke KONTAN, Kamis (27/7).

Adapun dari pencapaian pembiayaan tersebut saat ini diperoleh dari motor baru sebesar 35%, motor bekas 21,02%, mobil baru 22,93%, mobil bekas 11,46% dan sisanya elektronik 9,59%.

“Untuk menggenjot target memang kami terus mengembangkan program-program baru tidak hanya mengandalkan langsung dari diler-diler,” beber Hafid.

Sementara, angka Non Performing Finance (NPF) Adira Finance hingga semester I 2017 mencapai 1,9%. Hingga akhir 2017, Adira Finance menargetkan angka NPF masih berada di bawah 2%.

“Strategi kami dengan memperkuat tim collection dan punya portofolio nasabah yang selektif dan tidak sembarangan yang kita approve. Akhir tahun lalu realisasi angka NPF kami 1,8% naik sedikit pasca lebaran,” katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×