kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pembiayaan Adira Finance sentuh Rp 15,7 triliun


Kamis, 27 Juli 2017 / 21:54 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Penyaluran pembiayaan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) hingga paruh pertama tahun ini telah mencapai Rp 15,7 triliun. Angka tersebut naik 5% dibanding periode sama tahun lalu.

Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli menjelaskan, hingga akhir tahun perusahaan berkode emiten ADMF di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini menargetkan kenaikan penyaluran pembiayaan 5% hingga 10%.

“Saat ini memang pertumbuhan industri otomotif masih belum bergairah, tapi kami tetap yakin bisa capai target akhir tahun,” katanya ke KONTAN, Kamis (27/7).

Adapun dari pencapaian pembiayaan tersebut saat ini diperoleh dari motor baru sebesar 35%, motor bekas 21,02%, mobil baru 22,93%, mobil bekas 11,46% dan sisanya elektronik 9,59%.

“Untuk menggenjot target memang kami terus mengembangkan program-program baru tidak hanya mengandalkan langsung dari diler-diler,” beber Hafid.

Sementara, angka Non Performing Finance (NPF) Adira Finance hingga semester I 2017 mencapai 1,9%. Hingga akhir 2017, Adira Finance menargetkan angka NPF masih berada di bawah 2%.

“Strategi kami dengan memperkuat tim collection dan punya portofolio nasabah yang selektif dan tidak sembarangan yang kita approve. Akhir tahun lalu realisasi angka NPF kami 1,8% naik sedikit pasca lebaran,” katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×