kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Pembiayaan alat berat Buana Finance melorot di kuartal III-2018


Kamis, 25 Oktober 2018 / 21:46 WIB
Pembiayaan alat berat Buana Finance melorot di kuartal III-2018
ILUSTRASI. Lembaga Pembiayaan atau Multifinance Buana Finance


Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kendati proyek infrastruktur sedang berjalan kencang, bisnis pembiayaan alat berat PT Buana Finance Tbk di kuartal III-2018 justru merosot 5%. 

Herman Lesmana, Direktur Financial Lease Buana Finance mengatakan total pembiayaan alat berat hingga kuartal III-2018 sebesar Rp 664 miliar.

“Secara year on year (yoy) mengalami penurunan sekitar 5,0% dari 704 miliar. Untuk target Rp 1,25 triliun kami sesuaikan. Sehingga untuk tahun ini perusahaan menargetkan pembiayaan alat berat sebesar Rp 930 miliar,” katanya kepada Kontan.co.id, Kamis (25/10).

Hermana bilang ada beberapa hal yang memicu melorotnya penyaluran pembiayaan alat berat diantaranya yakni ketersediaan unit yang terbatas, kenaikan kurs yang berdampak pada naiknya harga unit alat berat, hingga pengaruh ekonomi global utamanya berkaitan dengan permintaan ekspor komoditas.

“Untuk mencapai target pembiayaan akhir tahun, kami akan memaksimalkan database good existing lessee, fokus pada top supplier, juga fokus pada sektor industri seperti: konstruksi, tambang dan perkebunan,” jelasnya.

Tak hanya pembiayaan alat berat yang mengalami penurunan, pembiayaan secara keseluruhan juga diakui merosot.

“Total Pembiayaan keseluruhan hingga kuartal III-2018 sebesar Rp 2,19 triliun secara yoy mengalami penurunan sebesar 10% dari 2,44 triliun,” tambahnya.

Melihat pertumbuhan pembiayaan yang negatif, perusahaan kemudian terpaksa merevisi target pembiayaan tahunannya. Awal tahun 2018, Buana Finance menargetkan dapat menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp 3,53 triliun, kemudian perusahaan melakukan peyesuaian di paruh kedua tahun ini menjadi Rp 3,13 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×