kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pembiayaan Emas Bank Syariah Tumbuh Signifikan di Tahun 2022


Minggu, 15 Januari 2023 / 13:20 WIB
Pembiayaan Emas Bank Syariah Tumbuh Signifikan di Tahun 2022
ILUSTRASI. Pengunjung melihat gerai emas pada pameran investasi tanpa cemas dengan emas di Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/10/2022).


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank syariah mencatatkan kenaikan signifikan pada pembiayaan emas. Tren tersebut bahkan meningkat dari tahun ke tahun.

Direktur PT Bank BCA Syariah Pranata menyebut, realisasi pembiayaan emas naik hampir 300% di tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, jika dilihat tren per bulannya tentu terjadi fluktuasi mengingat animo masyarakat masih sangat dipengaruhi oleh harga emas dan sifatnya seasonal.

“Permintaan pembiayaan emas cenderung stagnan ketika menjelang hari raya keagamaan, menjelang tahun ajaran baru dan libur nataru, karena pada saat-saat tersebut biasanya masyarakat punya prioritas lain untuk pengelolaan keuangannya. Namun jika dilihat secara tahunan, tren pembiayaan emas meningkat signifikan dari tahun ke tahun,” kata Pranata kepada Kontan.co.id, Sabtu (14/1).

Baca Juga: BSI Catat Outstanding Pembiayaan Gadai dan Cicil Emas Tumbuh 29,4% di 2022

Pranata mengungkapkan, permintaan pembiayaan emas serta pembiayaan konsumer lainnya seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang cukup tinggi di tahun 2022. Dia pun optimistis menetapkan target tahun 2023.

“Pembiayaan konsumer, termasuk di dalamnya pembiayaan emas, ditargetkan tumbuh di kisaran 100% di tahun 2023,” ungkap dia.

Sementara itu, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) juga mencatat adanya pertumbuhan signifikan dari pembiayaan emas di tahun 2022. Realisasi pembiayaan emas mencapai Rp 200 miliar.

“Untuk tahun 2023 kami menargetkan pertumbuhan pembiayaan emas sebesar 50%, yaitu menjadi Rp 300 miliar dibanding tahun lalu sebesar Rp 200 miliar,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara kepada Kontan.co.id.

Pandji menilai prospek pembiayaan emas di tahun ini cukup bagus melihat harga emas yang terus menanjak. Menurut dia, ini sangat menguntungkan nasabah yang hendak berinvestasi emas. Di sisi lain belum banyak bank yang fokus menggarap bisnis pembiayaan emas ini, baik bank syariah maupun konvensional sehingga potensinya masih sangat besar.

Baca Juga: Perbankan Syariah Makin Gencar Lakukan Digitalisasi

Tak ketinggalan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga mencatat pertumbuhan pembiayaan emas di 2022. Program Hujan Emas BSI 2022 turut menopang pertumbuhan bisnis gadai dan cicil emas BSI di tahun lalu.

“Alhamdulillah, program Hujan Emas BSI 2022 telah mengakselerasi bisnis gadai emas BSI dan cicil emas BSI selama periode 1 Juli–31 Desember 2022,” ujar Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dalam siaran pers, Jumat (13/1).

BSI mencatat outstanding pembiayaan gadai dan cicil emas selama 2022 tumbuh 29,4% menjadi Rp 5,93 triliun. Adapun jumlah nasabah yang telah mengikuti program Hujan Emas BSI tahun 2022 sebanyak 453.122 nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×