Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) masih mengandalkan pembiayaan multiguna sebagai penopang utama pertumbuhan bisnis pada awal 2026.
Hingga Maret 2026, CNAF mencatat penyaluran pembiayaan baru segmen multiguna mencapai Rp 1,89 triliun, yang mendominasi kinerja perusahaan sepanjang kuartal I-2026.
Baca Juga: BRI Dorong Transaksi Kartu Debit dengan Undian Merch dan Tiket Tanding FC Barcelona
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, pembiayaan multiguna tetap menjadi motor utama pertumbuhan di tengah tingginya kebutuhan konsumtif masyarakat.
“Pembiayaan multiguna tersebut mendominasi kinerja pertumbuhan bisnis kami di kuartal I-2026,” ujarnya kepada Kontan, Senin (27/4/2026).
Secara industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan multifinance per Februari 2026 masih didominasi segmen multiguna dengan porsi 50,22% atau senilai Rp 257,17 triliun, tumbuh 1,28% secara tahunan (YoY).
Ristiawan menilai prospek pembiayaan multiguna sepanjang 2026 masih positif. Pasalnya, produk ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan konsumtif, seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, hingga kebutuhan kesehatan.
“Dengan fleksibilitas penggunaan, segmen ini masih akan menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan bisnis ke depan,” jelasnya.
Baca Juga: Edukasi Pengelolaan Keuangan Pengguna Pindar Perlu Diperkuat
Untuk menjaga kualitas pembiayaan, CNAF memperkuat proses underwriting, khususnya dalam pemetaan dan analisis profil calon nasabah.
Selain itu, perusahaan juga melakukan pemantauan berkala terhadap kinerja pembayaran guna menekan risiko pembiayaan bermasalah.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas aset di tengah ekspansi pembiayaan yang terus berlanjut sepanjang tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













