Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
Penyaluran tersebut tumbuh 11,8% secara tahunan (yoy).
“BCA berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya dengan mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor secara prudent. Pada prinsipnya, tren penyaluran kredit akan sejalan dengan kondisi perekonomian nasional,” kata Hera.
BCA tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit dengan mempertimbangkan kebutuhan pembiayaan berdasarkan aktivitas usaha debitur. Perseroan juga terus mengawasi penggunaan kredit yang telah diberikan.
Di sisi lain, KB Bank membuka peluang meningkatkan penyaluran kredit ke sektor TPT dan garmen sejalan dengan dorongan pemerintah untuk memperkuat pembiayaan industri padat karya.
Baca Juga: Kredit Properti Tumbuh 18,3% yoy per Agustus 2026
Direktur Wholesale KB Bank Widodo Suryadi mengatakan, TPT dan garmen merupakan bagian dari industri padat karya yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian nasional.
“Kalau TPT dan garmen itu kan sebenarnya industri padat karya. Jadi memang itu berada di industri yang padat karya,” ujarnya.
Widodo mengatakan, KB Bank tetap terbuka menyalurkan kredit ke sektor tersebut. Namun, prinsip kehati-hatian tetap menjadi pertimbangan utama, terutama dalam menganalisis calon debitur dan kredit baru.
“Kalau dari kami sendiri, kami masih tetap terbuka dengan sektor pemerintahnya, tetapi tetap prinsip kehati-hatian itu selalu jadi nomor satu,” katanya.
Saat ini, KB Bank telah memiliki portofolio kredit di sektor TPT dan garmen. Namun, porsinya masih relatif kecil.
“Kalau per hari-hari ini existing portofolio ada di TPT garmen, tetapi dalam jumlah tidak terlalu besar,” jelas Widodo.
Baca Juga: Kredit BNI (BBNI) Tumbuh 27,1%, Ini Prospek Saham Saham Menurut Maybank Sekuritas
Meski demikian, KB Bank masih melihat ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospek industri tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai.
“Apakah kami akan tumbuh di sini selama prospeknya masih bagus dan secara analisa kredit juga memadai, ya harusnya tetap kita masih punya ruang untuk tumbuh,” ujarnya.
Widodo menegaskan, KB Bank akan tetap mendukung sektor-sektor ekonomi yang dinilai memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














