kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.679   35,74   0,63%
  • KOMPAS100 733   5,57   0,77%
  • LQ45 557   4,21   0,76%
  • ISSI 198   1,08   0,55%
  • IDX30 316   1,61   0,51%
  • IDXHIDIV20 389   -0,24   -0,06%
  • IDX80 83   0,60   0,73%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,41%
  • IDXQ30 102   0,23   0,23%

Pemerintah masih kaji pelepasan saham di Bukopin


Selasa, 15 Mei 2018 / 22:47 WIB
ILUSTRASI. Petugas Teller Melayani Nasabah di Bank Bukopin


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komposisi kepemilikan saham PT Bank Bukopin Tbk bakal berubah. Pasalnya pemerintah selaku pemegang saham sebanyak 11,43% saham Bukopin berniat untuk melepas porsi saham tersebut. Hal ini berkaitan dengan rencana penerbitan saham baru alias rights issue yang akan dilakukan Bukopin pada bulan Juni 2018 mendatang.

Dalam pemberitaan yang dimuat Kontan.co.id, Jumat (11/5) lalu Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan, pelepasan saham minoritas di Bank Bukopin ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar.

Meski begitu, Aloysius dalam pernyataan resminya mengatakan pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN belum sepenuhnya menyetujui hal tersebut.

"Tidak benar pemerintah berencana melepas 11,43% saham di Bank Bukopin. Pemerintah mendukung sepenuhnya rencana rights issue Bank Bukopin guna memperkuat permodalan," ujar Aloysius dalam pesan singkat yang diterima Kontan.co.id, Selasa (15/5). Menurutnya, pihak pemerintah masih mengkaji untuk mempergunakan haknya atau tidak dalam righta issue Bukopin mendatang.

Sebagai informasi, komposisi kepemilikan saham Bukopin terdiri dari mayoritas publik sebesar 40,48%. Sisanya, berada di tangan PT Bosowa Corporindo 30,00%, Kopelindo sebesar 18,09%, dan pemerintah sebanyak 11,43%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×