kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pencadangan kredit bermasalah turun, laba bank tahun lalu moncer


Selasa, 27 Februari 2018 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Jumlah rekening simpanan


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun lalu, laba industri perbankan tercatat mengalami pertumbuhan cukup besar. Kenaikan laba yang naik dua digit ini berbanding terbalik dengan kenaikan kredit yang naik hanya satu digit.

Thilagavathy Nadason, Direktur Keuangan PT Bank Maybank Indonesia Tbk bilang kenaikan laba dua digit ini disebabkan karena penurunan pencadangan kredit bermasalah.

"Kenaikan laba tahun lalu lebih disebabkan karena penurunan biaya provisi," kata Thila kepada kontan.co.id, Selasa (27/2).

Rusli, Wakil Direktur Utama PT Bank Victoria International Tbk bilang, kenaikan laba dua digit ini karena adanya perbaikan kualitas portofolio.

"Selain itu karena penurunan biaya dana," kata Rusli kepada kontan.co.id, Selasa (27/2). Penurunan biaya dana ini disebabkan karena turunnya inflasi.

Tahun ini, Bank Victoria optimis kinerja bank bisa lebih baik. Hal ini seiring perbaikan kondisi makro dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun Maybank Indonesia bilang bank harus mewaspadai pertumbuhan kredit pada tahun ini. Hal ini karena pada 2018 ini proyeksi pertumbuhan ekonomi tak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Hal ini berpotensi menyebabkan revenue bank agak stabil. Apalagi kenaikan laba 2017 lalu terjadi karena provisi yang mengalami penurunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×