kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dana unitlink dicairkan, asuransi tetap kalem


Minggu, 13 September 2015 / 16:49 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Potensi kenaikan klaim partial withdrawal asuransi di kuartal ketiga tahun ini masih terbuka. Pencairan sebagian dana dari asuransi ini diyakini tetap terjadi lantaran pasar modal koreksi tajam di bulan Agustus lalu.

Chirstine Setyabudi Ketua Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan, pasar yang sempat rontok di bulan kemarin memang berpotensi mendorong terjadinya penarikan sebagian oleh para nasabah unitlink. 

Meski begitu, ia yakin kenaikan yang mungkin terjadi tidak akan terlalu tinggi. "Saya rasa nasabah tidak akan terlalu panik melihat kondisi yang temporer seperti itu," katanya beberapa waktu lalu.

Ia beralasan hingga paruh pertama tahun ini, pertumbuhan klaim penarikan sebagian cenderung melambat. Hal ini didorong pemahan terhadap produk unit link yang meningkat.

Di sisi lain, permintaan produk unit link sendiri masih menunjukan perkembangan di pasar. Hingga semester I tahun ini, AAJI memang mencatat perolehan premi dari produk proteksi berbalut investasi tetap naik.

Per akhir Juni, premi produk unitlink mencapai Rp 37,5 triliun. Angka ini naik 22% dibanding periode yang sama di tahunn 2014. "Artinya masyarakat kita pun makin cerdas," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×