kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BNI Life patok premi unitlink baru Rp 2 triliun


Selasa, 01 September 2015 / 16:21 WIB
BNI Life patok premi unitlink baru Rp 2 triliun


Reporter: Dina Farisah | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT BNI Life Insurance optimistis mengejar perolehan premi Rp 3,9 triliun hingga akhir tahun. Salah satu caranya adalah dengan menerbitkan dua produk unitlink baru.

Geger Maulana, Wakil Direktur Utama PT BNI Life Insurance menjelaskan, hadirnya dua produk unitlink baru yaitu Hy-end Pro dan Maksima Pro diharapkan dapat menyumbang premi baru antara Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun hingga akhir tahun.

Sebagai informasi, premi bruto BNI Life per akhir Juli mencapai Rp 1,5 triliun. Dengan tambahan premi dari dua produk baru tersebut, pihaknya optimistis dapat mencapai target premi akhir tahun sebesar Rp 3,9 triliun.

"Kami optimistis perolehan premi dari dua produk ini akan positif. Sebab keduanya memberikan return yang sangat menarik bagi nasabah," ujar Geger, Selasa (1/9).

Ia memprediksi, return unitlink ini bisa mencapai 1% hingga 1,5% di atas deposito dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun, sesuai dengan kontrak yang ditetapkan.

Apabila dalam tiga hingga lima tahun mendatang perekonomian bisa membaik, maka potensi return bisa lebih tinggi dari estimasi.

Selain meluncurkan produk baru, BNI Life juga sangat berhati-hati dalam mengelola portofolio investasi.

Kehati-hatian ini juga bertujuan agar mempertahankan premi yang telah dicapai.

Adapun portofolio investasi BNI Life saat ini lebih di dominasi pada instrumen fixed income berupa obligasi dan reksadana.

Hal ini sesuai dengan arahan komite investasi. Sementara porsi saham tidak terlalu agresif mengingat ketidakpastian pasar sedang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×