kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45691,32   20,55   3.06%
  • EMAS924.000 -0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pendapatan Maybank Indonesia dari bisnis bancassurance tumbuh 34,2% per September


Minggu, 11 November 2018 / 19:17 WIB
Pendapatan Maybank Indonesia dari bisnis bancassurance tumbuh 34,2% per September
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Maybank di Jakarta

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis bancassurance PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) terus tumbuh. Hingga September, pendapatan bersih Maybank dari bisnis ini tumbuh dobel digit.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia Jenny Wiriyanto mengatakan hingga September 2018, pendapatan bersih dari kegiatan bancassurance naik 34,2% year on year (yoy).


"Sedangkan kontribusi pendapatan bancassurance terhadap pendapatan non bunga dari bisnis ritel sekitar 16,3%. dimana salah satu top 5 kontributor pendapatan non bunga di luar pinjaman," ujar Jenny kepada Kontan.co.id pada Jumat, (10/11).

Jenny bilang kinerja ini tidak terlepas dari kerjasama yang telah dilakukan oleh bank dengan beberapa perusahaan asuransi. Maybank Indonesia menawarkan asuransi jiwa maupun umum, tergantung dari jalur distribusi dan bisnis model.

Untuk jalur distribusi cabang, "Maybank menjalin kerjasama dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia untuk produk asuransi jiwa dan PT Asuransi Allianz Utama juntuk asuransi umum ritel," jelas Jenny.

Sedangkan jalur distribusi lainnya, Jenny mencontohkan untuk produk asuransi kredit, Maybank menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan asuransi jiwa dan umum seperti PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, PT Avrist Assurance, PT Commonwealth Life, PT Asuransi Cigna, dan 8 perusahaan asuransi umum lainnya.

"Kami sangat percaya bahwa bisnis bancassurance akan tetap bertumbuh secara dobel digit. Hal ini didasari dengan pengembangan produk-produk inovatif dari para rekanan kami, serta terobosan inovatif pada jalur distribusi digital," imbuh Jenny.




TERBARU

Close [X]
×