kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Penempatan Dana SAL Rp 200 Triliun Diperpanjang, Kredit Produktif Perlu Dipacu


Senin, 21 September 2026 / 15:54 WIB
Penempatan Dana SAL Rp 200 Triliun Diperpanjang, Kredit Produktif Perlu Dipacu
ILUSTRASI. Pemerintah Dorong Industri Furnitur Jepara lewat Skema Kredit Industri Padat Karya (Dok/Kemenko Perekonomian)


Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepastian penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 200 triliun di perbankan hingga Juli 2027 dinilai perlu diikuti dengan peningkatan penyaluran kredit ke sektor riil.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman menilai, likuiditas murah dari pemerintah seharusnya dapat mendorong pertumbuhan kredit produktif sekaligus menekan bunga kredit.

“Jangan sampai pemerintah menyediakan likuiditas murah bagi bank, tetapi dunia usaha tetap menghadapi kredit yang mahal. Ukuran keberhasilannya sederhana, apakah kredit produktif meningkat dan bunga kredit turun,” ujar Rizal kepada Kontan, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga: Transaksi Digital Jadi Andalan BCA Jaga Efisiensi Operasional

Menurutnya, jika dana SAL hanya mengendap atau berputar di instrumen keuangan, dampaknya terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi akan terbatas.

Mengutip laporan keuangan bulanan publikasinya pada Minggu (20/9), kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) secara bank only tumbuh 27,14% yoy menjadi Rp 977,17 triliun. Adapun PT Bank Mandiri Tbk catat kredit secara bank only tumbuh 17,6% yoy menjadi Rp 1.592 triliun.

Sementara itu, Kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN) secara bank only tumbuh 13,26% yoy menjadi Rp 368,41 triliun. Adapun hingga Juli 2026, kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) secara bank only BRI tumbuh 14,48% yoy menjadi Rp 1.450,62 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×