Reporter: Ferrika Sari | Editor: Noverius Laoli
Darmawan menambahkan, pertumbuhan DPK ini sebagian besar disumbang dari sisi dana murah (CASA) yang turut berkontribusi menjaga beban dana atau Cost of Fund secara ytd di angka 1,62%. Pertumbuhan CASA dan penyaluran kredit telah meningkatkan 16,44% aset perseroan secara konsolidasi mencapai Rp 1.637,95 triliun.
Restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 juga menunjukan tren yang melandai seiring dengan percepatan pemulihan ekonomi. Hingga September 2021 total restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 mencapai Rp 90,1 triliun, turun dari tahun lalu sebesar Rp. 93,3 triliun.
“Pencapaian kinerja positif Bank Mandiri di Kuartal III 2021 menunjukkan bahwa geliat pertumbuhan mulai terjadi. Kami tentunya secara berkala akan memantau kondisi perekonomian, termasuk menggali potensi-potensi bisnis untuk menunjang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," tutupnya.
Selanjutnya: Indofood CBP (ICBP) Rilis Obligasi Global Senilai US$ 1 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)