kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Per Juni, Magna baru salurkan pembiayaan Rp 200 M


Senin, 07 Juli 2014 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi investasi reksadana. KONTAN/Muradi/2020/03/10


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kondisi makro ekonomi yang berdampak pada perlambatan pertumbuhan industri otomotif ternyata juga mempengaruhi aktivitas usaha PT Magna Finance Tbk. Buktinya, penyaluran pembiayaan perseroan sampai pertengahan tahun ini hanya sebesar Rp 200 miliar atau 40% dari target di sepanjang tahun yang sebesar Rp 500 miliar.

Goenadi Hadiwidjaja, Direktur Utama Magna Finance membenarkan hal tersebut. Dia bilang, realisasi ini mengalami koreksi ketimbang periode yang sama tahun lalu. “Ya, terjadi penurunan karena awal perlambatan sudah terjadi sejak awal tahun ini,” ujarnya singkat, ditemui usai pencatatan saham perdana di Bursa Efek Jakarta, Senin (7/7).

Kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah, seperti kenaikan bahan bakar minyak atau pelemahan harga komoditi, misalnya, ikut juga mempengaruhi bisnis perseroan. Maklumlah, sebanyak 60% dari aktivitas usaha pembiayaan perseroan mengalir ke kendaraan roda empat niaga atau komersial, seperti pick up dan truk.

Magna Finance menargetkan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 500 miliar hingga akhir tahun nanti. Perseroan banyak mengandalkan pendanaan dari bank dengan skema join financing dan channeling. Adapun wilayah operasional perseroan meliputi Pulau Jawa, Sumatera dan sebagian Kalimantan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×