kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perluas Agen46, BNI gandeng BPJS Kesehatan


Senin, 10 April 2017 / 11:22 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menggandeng BPJS Kesehatan untuk memperluas cakupan agen Laku Pandai yaitu agen 46.

Nantinya, agen BPJS Kesehatan (kader Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat JKN KIS) dapat menampung pembayaran iuran dari masyarakat melalui fasilitas perbankan BNI yang ada dalam aplikasi Agen46.

Untuk itu, BNI akan membuka pendaftaran kader JKN-KIS untuk menjadi Agen46.

Langkah ini akan menambah jumlah Agen46 BNI yang saat ini sudah mencapai sekitar 40.000 Agen46 di seluruh Indonesia," ujar Adi Sulistyowati, Direktur Kelembagaan dan Transaksi Perbankan BNI, Senin (10/4).

Dengan menjadi Agen46, kader JKN-KIS dapat menjadi pengumpul iuran, sehingga apabila peserta ingin melakukan pembayaran iuran dapat langsung melalui Kader JKN-KIS tersebut. Dengan kemudahan itu, diharapkan partisipasi peserta BPJS dapat meningkat, dan juga meningkatkan kolektabilitas iuran.

Selain itu, menurut Adi, dengan kerja sama ini bisa meningkatkan pembiayaan ke mitra BPJS seperti rumah sakit.

Andaya Budi Lestari, Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, mencatat saat ini jumlah peserta JKN KIS sebesar 176,2 juta jiwa. "Diharapkan kerja sama ini bisa menambah channel pembayaran," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×